MAu NgEDaPEtiN BAnYaK PaHaLA di BuLAn RAMADHAN???

Posted: August 8, 2011 in INFO MUSLIM
Tags:
from Berita Harian Mantap by Mahyudin Al Fatih

Pertama, Perbanyak Shalat

Shalat wajib selalu dilakukan secara berjamaah.Shalat sunnah di bulan ramadhan akan bernilai setara dengan shalat wajib dan shalat wajib akan bernilai setara dengan minimal 70 kali shalat di luar Ramadhan.

Subhanallah…

Kedua, Tingkatkan kualitas puasa

Imam Ghozali membagi puasa menjadi 3 tingkatkan:

Puasa awam : puasa sekedar menahan makan, minum dan syahwat pada lawan jenis pada siang hari.
Puasa khowash : puasa anggota badan dari yang haram, menahan tangan dari yang tidak hak, menahan mata dari yang haram, menahan telinga dari mendengarkan yang haram, menahan langkah kaki dari menuju ke sesuatu yang haram
Puasa khowashul khowash : puasa dengan mengikat kecintaan pada Allah SWT, membenci perilaku maksiat kepada Allah SWT dan selalu berdzikir serta menautkan hati dengan ketaatan kepadaNya.
Ketiga, Basahi lidahmu dengan dzikrullah

Dzikrullah adalah indicator hidupnya hati. Dzikrullah adalah kelezatan ruhani. Seorang tabi’in mengatakan “Sesungguhnya dunia ini ada surga. Orang yang belum memasuki surga dunia tidak akan memasuki surga akhirat. Surga dunia itu adalah Dzikrullah.”

Keempat, Bersadaqoh tanpa ragu dan memberi buka puasa pada orang yang berpuasa

Saudaraku, berinfaklah!!, Jangan pernah terbersit takut miskin karena infaq. Harta yang kau keluarkan nanti ibarat padi. Satu benih yang ditanam akan bercabang menjadi 7 tangkai dan di tiap tangkai ada 100 bulir-bulir padi. Dalam sebuah Hadits Qudsi, Allah berfirman : ”Barang siapa yang menginfaqkan hartanya di jalan KU, akan aku tulis 700x lipat pahala”. (HR. Tirmidzi).

Memberi buka puasa walaupun dengan sebiji kurma. ”Barang siapa memberikan makanan untuk berbuka pada orang yang berpuasa, niscaya ia memperoleh pahala sebagaimana yang diperoleh orang yang berpuasa itu dengan tidak mengurangi sedikitpun (pahalanya).”

Kelima, Bacalah Al Quran dengan tartil dan kuantitas semaksimal mungkin

Isilah waktu Luang dengan membaca atau mempelajari Al Quran. Daripada melamun, ngobrol atau bahkan membicarakan orang lain alias giba. Kita bisa mengkhatamkan Al Quran ataupun relajar membacanya kalau memang Belem bisa. Sebab, “sebaik-baik kalian hádala yang mempelajari Al Quran dan mengajarkannya”. (HR. Al Bukhori).
Keenam, Taubat >>> right here – right now

Dengan taubat akan terhapus dosa-dosa yang lalu. Ingatlah dosa dan salah kita, evaluasi semua rangkaian perjalanan hidup ini. Buang dan bakar buruk, dosa dan kelalaian kita. Mohon ampun pada Allah SWT dan satu yang pasti, berjanjilah…tanamkan pada diri kita semua itu takkan dan tak boleh terulang… dan diulang kembali. Mendekatlah pada Allah, selalulah berduaan denganNYA. Rasulullah bersabda: ”Barang siapa mendekatkan diri kepadaKU satu jengkal, maka aku akan mendekatinya satu hasta. Dan barang siapa yang mendekatkan diri kepadaKU satu hasta. Aku akan mendekatinya satu depa. Dan barang siapa mendekatiKU dengan berjalan. Aku akan mendekatinya dengan berlari.” (HR. Muslim).

Ketujuh, Ridholah atas segala ketetapanNya

Orang yang paling bahagia di dunia ini bukanlah orang yang paling kaya, akan tetapi orang yang selalu ridho akan ketetapanNya. Inilah tingkatan tertinggi dari sifat sabar. Dengan kesabaran dan keikhlasan menerima segala ketetapan Allah lah kita dapat meraih ketenangan jiwa dan derajat yang tinggi, serta senantiasa diridhoiNya. Apapun dan bagaimanapun kondisimu saat ini… Bersyukurlah.

Kedelapan, Lapang dada dan mudah memaafkan orang lain

Inilah indicator seseorang mampu menahan amarah. Rasulullah bersabda, ”Barang siapa yang mampu menahan amarah padahal ia bisa melampiaskannya. Allah akan memanggilnya pada hari kiamat di depan kepala para makhluk dan memberinya kebebasan untuk memilih bidadari mana yang dia ingini.

Kesembilan, Sambung dan bina hubungan baru dengan siapapun (silaturrahiim)

Silaturrahim memiliki keutamaan yang sangat tinggi, diantaranya melapangkan rizqi, meramaikan rumah tinggal dan melembutkan hati.
Kesepuluh, Birul Walidain, berbakti dan bahagiakanlah orang tua

Sungguh ridho Allah bergantung pada ridho orang tua. Saudaraku, jika hingga detik ini belum sempat kau ucap sepenggal kata maaf pada kedua ibu dan bapakmu, segera ucapkan dan sampaikanlah. Laluilah Ramadhan dengan hati yang bersih dan hubungan yang baik dengan orang tua. Usahakan juga untuk bermaafan dengan saudara dan teman lainnya.

Kesebelas, Serius meraih lailatul Qadar

Pada malam yang istimewa ini, setiap amal akan senilai dengan 1000 bulan (tolong buka surat Al Qodar sekarang juga). Pada malam ini, malaikat Jibril dan malaikat-malaikat lainnya turun ke bumi. Hamba yang terpilih meraih malam ini akan merasa ringan dan nikmat dalam beribadah dan menghidupkan malam ini.

Keduabelas, I’tikaf di dalam masjid

I’tikaf merupakan ibadah sunnah yang tidak pernah dilewatkan oleh Rasulullah saw pada setiap Ramadhan, terutama pada 10 hari terakhir. Di sepuluh hari terakhir inilah kesibukan dunia ditinggal untuk berdua-dua dengan Allah, berdzikir, dan mengagungkanNya, merenungi dan menghisab diri (muhasabah), mengkhatamkan Al quran, mengkai ilmu agama dan memaksimalkan semua ibadah di dalam masjid, meninggalkan urusan dunia. Hal ini juga yang ditekankan apabila ingin meraih malam lalilatul qadar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s