15 Tips Mendidik Sang Buah Hati Menjadi Anak Super

Posted: September 26, 2011 in INFO AMALAN
Tags:
1. Mendidik anak dimulai dari memilih pasangan.  
Kriterianya Mentalitas dan Spiritualitas yang baik. Ada orang yang Mentalitasnya baik tapi Spiritualitasnya kurang. Sebaliknya ada orang Spiritualitasnya baik tapi Mentalitasnya kaku dan sulit beradaptasi. Jadi pilihlah pasangan yang Mentalitas dan Spiritualitasnya baik dan siap untuk terus ditingkatkan.
2. Saat sudah Anda pilih pasangan hidup terimalah apa adanya, jangan menuntut kesempurnaan. Sebelum melakukan hubungan intim berdoalah, warming up yang cukup dan eksekusi yang sama-sama menyenangkan.
3. Saat istri sudah hamil pastikan makanan & minumannya halal dan sehat, aktivitasnya positif. Pastikan saat istri melahirkan suami disampingnya, pujilah nama-Nya di telinga anak dan istri.

4. Berilah nama anak dengan nama terbaik. Ingat nama adalah doa dan pastikan dia tidak malu bila kelak dipanggil.

5. Pastikan anak mendapat sentuhan kulit langsung dari Anda saat ia bayi. Gendonglah, ciumlah, peluklah saat mereka bayi.  Kualitas dan kuantitas bertemu langsung itu penting.

6. Jangan biarkan anak-anak menghabiskan waktu di depan TV dan lebih banyak bermain dengan pengasuhnya.

7. Saat momen penting, seperti pembagian  rapor atau pertunjukan di sekolah atau saat kompetisi pastikan Anda hadir.
8. Temukan bakat anak kita dan kembangkanlah, temani mereka, berikan hadiah saat mereka berprestasi.

9. Saat mereka salah, ajaklah bicara empat mata. Jangan marahi anak di depan teman-temannya atau orang lain.

10. Dengarkan saat mereka bercerita, jangan sambil main bb atau hp. Tatap matanya dan berikan respon yang tepat.

11. Kenali teman anak-anak kita, sekali-kali ajaklah mereka berenang bersama atau main bersama, dan kita menemaninya.

12. Jangan biarkan anak sibuk di depan benda elektronik, perbanyak berinteraksi dengan lingkungan sosialnya.

13. Menjelang tidur berceritalah pada mereka dengan cerita-cerita yang mengandung nilai kehidupan.

14. Jangan ajari anak hanya menghafal doa tapi tidak tahu maknanya. Biasakan mereka memahami apa yang mereka ucapkan.

15. Saat anak sudah remaja, adakan forum Curhat Keluarga dan biarkan mereka mengeluarkan uneg-unegnya. Ajari mereka berargumentasi yg sehat, saat beda pendapat carilah pendapat yang terkuat untuk jadi pegangan. Saat remaja perlakukan mereka seperti sahabat kita. Ajak diskusi, ajak ketemu teman-teman kita.
 thanks to motivator @jamilazzaini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s